Rabu, 16 Juli 2014
Rabu 16 Juli 2014 / Minggu -Minggu Awal MOS
Aku Harus ngasih tahu kalian dulu alasan aku membuat blog ini,yang pertama karena aku mau nyeritain semua kisah yang aku alami ke kalian semua ,ini bukan diary ini cuman buat ngeshare pengalamanku pada hari yang aku lalui.Baiklah hari ini tanggal 16 Juli 2014 masih merupakan hari-hari awal aku memasuki SMA *** (maaf harus disensor :D).Sebenernya itu bukanlah merupakan SMA yang aku idam idamkan.Tapi karena orang tuaku ingin aku sekolah disitu maka aku mematuhinya.Aku tipe orang yang penurut,meskipun sebenernya capek kalau harus menuruti semua keinginan orang lain.Pertama kali aku masuk ke Sekolah itu aku sudah malas gak ada semangat sama sekali.Ada teman teman saat SMP dulu tapi ya hanya beberapa.Ada beberapa yang akrab ada beberapa yang enggak.Yang masuk SMA itu adalah teman-teman yang sebenernya ga deket amat ama aku dan orangya aku ga terlalu nyaman.Tapi mau gimana lagi,kemudian aku mencoba untuk membiasakannya. Hari kedua pun tiba ,dan seperti biasa saat awal-awal begitu pasti ada MOS ya gitulah disuruh bawa barang banyak banget ,meskipun males aku tetep bawa aja.Aku mencoba untuk berkenalan dengan temannya temanku (sorry aneh bahasanya :D) orangnya agak pendek badannya gemuk mirip aku :) tapi orangnya kelihatan menyenangkan.Aku coba kenalan ternyata orangnya supeeeerr dupeeeer gak eennnnak (emang makanan bang :D).Coba aja bayangin kamu kenalan sama orang tapi orangnya gak antusias sama sekali aku ga tau apa mungkin aku salah atau mungkin dianya pemalu.Tapi kalau dia ngomong sama temenku itu enak banget,dalem hatiku berpikir gila ndro ni anak (kwkwkw :D).Ya udah aku lanjut aja,untung di kelas masih ada beberapa temen yang bisa diajak bicara.Jika ngomongin SMA gak lengkap kalau ga ngomong lawan jenis,jika boleh jujur wajahnya standaaaaaarrr banget.Bukan maksud mengejek ciptaan Tuhan tapi ya gitu deh.Sebenernya aku ada target SMA sendiri tapi ya sudah.Aku selalu mengingat moment pada salah satu filmnya Bradd Pitt saat main di Film The Curious Case Of Benjamin Button .Pas itu sewaktu kapten kapalnya mau mati dia bilang sama si Benjaminnya (Benjaminnya itu Bradd Pitt )yang terjemahannya "Mungkin kamu bisa mengutuk , menyumpahi,menyesal,dan Menghina sesuatu tapi pada akhirnya kamu harus merelakannya."mungkin dialog itu yang membuatku tabah dalam hal ini.Meskipun aku menyesal,mengutuk,dan mengata-ngatai tetap saja aku harus di SMA tersebut. Aku harus bisa merelakan itu dan mencoba menata kembali agar apa yang aku rencanakan bisa terwujud.
Langganan:
Komentar (Atom)